Kamis, 20 Mei 2010

CARA MENYELAMATKAN DIRI DALAM PENDAKIAN DI HUTAN HUJAN TROPIS


Dalam pendakian hutan hujan tropis terutama di pegunungan Sulawesi banyak hal-hal yang dapat membuat orang mendapat masalah, bukan hanya dari segi cuaca melainkan peralatan dan juga tak kalah pentinggnya adalah emosi dari masing-masing personil
Terkadang seseorang apabilah sudah merasa lelah ditambah rasa dingin yang terasa menusuk tulang terutama bila melakukan pendakian di atas ketinggian 1000 mdpl keatas cuaca seringkali berubah dari panas tiba-tibah datang badai dan kabut di situasi inilah semua personil pendakian harus dapat mengontrol emosi dan tenaga masing-masing



Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pendakian hutan hujan tropis
1.       Jangan melakukan pendakian apabila tidak merasa yakin atas kemampuan diri
2.       Jagan nekat melakukan expedisi tanpa peralatan yang safety
3.       Sebelum melakukan pendakian disarankan mencari data-data tentang target contohnya di internet anda dapat memasuki web kami yaitu ayyung.blogspot.com
4.       Wajib melapor di penduduk atau desa terakhir terutama pak dusun atau juru kunci
5.       Perhatikan baik-baik ransum atau logistic sesuaikan dengan lamanya perjalanan
6.       Perhatikan jalur, sempatkanlah memasang string sebagai tanda jalan
7.       Apabila hujan atau badai usahakan jangan istirahat sebelum camp karna suhu tubuh dapat turun drastic apabila kita tak bergerak
8.       Bila bermalam di camp jangan menggunakan baju yang basa atau lembab karna suhu tubuh tak dapat naik.
9.       Semua pakaian dan juga SB sebaiknya di bungkus dengan kantong kresek jagan mengandalkan cover carel
10.   Apabila turun dari puncak perhatikan baik-baik string karna seringkali para pendaki apabilah turun dari puncak sering terburu-buru dan tak perhatikan persimpangan, string,jalan hewan liar dan lain-lain
11.   Apabila sekitar 30 menit berjalan dan tidak menemukan string atau tanda jalan sebaiknya kembali ke titik tanda akhir dan breaking dengan semua personil
12.   Apabila ada personil yang sedang marah yang lain tetap tenang, tunggu sampai redah karna emosi di hutan sangat cepat naik terutama apabila sedang lelah
13.   Harus melapor di pak dusun atau juru kunci untuk pamit kembali ke kota asal


Inilah beberapa hal-hal penting yang perlu di perhatikan dalam pendakian di hutan hujan tropis semoga bermanfat. Silahkan tinggalkan pesan dan saran ….. Makasih by Ayyung climber
untuk lebih lanjut silakan buka gunung gunung Sulawesi atau masuk di web kami yaitu ; ayyung.blogspot.com

PROFIL :
•    Nama             : khairul takdir syahri SP.d
•    Wild name   : ayyung
•    T4 / tgl lahir : wotu 21-02-1986
•    Alamat          : palopo sul-sel
•    Kpa                : GARIS Palopo
•    Phone            : 085299960666
@  Web               : ayyung.blogspot.com
Rekor :
•    G.Bawakaraeng 2800 MDPL  thn 2009
•    G.Rante Mario Latimojong 3478 MDPL thn 2009
•    G.Mekongga 2620 MDPL thn 2009
•    G.Tolangi 3016 MDPL thn 2009
•    G.Baliase 2894 MDPL thn 2009
•    G.Sesean 2100 MDPL   thn 2002-2009
•    G.Buntu Puang 1904 MDPL  thn 2009
•    G.Bambapuang 1021 MDPL thn 2010
•    G.Sinaji latimojong 2600 MDPL   thn 2010
•    G.kambuno 2950 MDPL   thn 2010
•    G.Gandang Dewata  3037 MDPL  thn 2010
Target :
•    G. Sojol 3025 MDPL  Sulawesi Tengah       thn 2011
*     Gunung-gunung  Tertinggi di Jawa Timur   thn 2011

Kamis, 04 Maret 2010

G.Bawakaraeng 2800 mdpl



Gunung bawakareng 2800 mdpl terletak di desa lembanna, kecamatan malino, kabupaten goa kota makassar sulawesi selatan butuh 9jam dari sekretariat kami KPA GARIS, saya berangkat dari palopo sekitar pukul 8 pagi dengan menggunakan motor bersama ramli, seperti kebiasaan kami melakukan pendakian tampa rencana yang matang maklum lah anak muda. Sarat dengan kebiasaan buruk “ngerti ajalah”

Kami berangkat langsung menuju ke makassar dan istirahat di pere-pare. Kami tiba di makassar pada jam 5 sore. Tiba di makassar kami singgah di perumahan Antang rumah salah satu teman kami dari KPA APAL palopo. malam harinya kami sibuk mencari leader untuk membawak kami ke puncak bawakaraeng maklumlah ini termasuk expedition perdana kami. 

Pagi pun tiba tetapi leader pun belum kami temukan karna pada bulan 1-3  cuaca memburuk dan seringkali jalur pendakian di tutup. Atas bantuan teman-teman dari MAPALASTA MAKASSAR kami pun bisa memulai pendakian. Kami di antar oleh buntala dan katinggallo mereka berdua menggunakan motor. Setelah berdoa bersama kami pun memulai perjalanan dari kampus UIN MAKASSAR menuju malino, kami memulai perjalanan dari jam 4 sore jalan menuju malino sangat mengasikkan karna melewati hutan pinus yang sejuk.malam tiba kami pun sampai di malino tepatnya desa lembanna. Udara malam sangat dingin tapi allhamdulillah rumah yang kami tempati tinggal kebetulan mengadakan syukuran atau orang sulawesi selatan menyebutnya “barasanji” makan kueh deeeeeeee........H
Ketika pagi sesudah sarapan dan mandi kami pun siap-siap mau mendaki, sebelum mendaki kita di wajibkan bertemu dengan “tata rasik “ sang juru kunci gunung bawakaraeng. Berhubung tata rasik tidak ada kami pun kembali ke rumah tempat menginap dan minta pertimbangan penduduk. Setelah berbincang sejenak kami pun berdoa dan memulai pendakian penduduk berpesan kalau terjadi badai segerah turun karna berbahaya.

Menuju pos 1 kami melewati kebun srobery kemudian memasuki hutan pinus dengan tanjakan yang lumayan, sekitar 1 jam perjalanan kami sampai di pos 1, pos satu ini ini terdapat percabangan belok kanan menuju gunung ramma dan belok kiri menuju gunung bawakaraeng. Sekitar 5 menit istirahat kami pun melanjutkan ke pos 2, melewati sebuah kali kecil, menuju pos 3 jalan sudah mulai menanjak dan penuh dengan pacet.pos 4 sedikit melandai kami tiba di pos 5 sekitar pukul 12. Di pos ini ada sebuah mata air sekitar 100m di sebelah kanan, kondisi alam pos 5 sangat terbuka karna tempat ini sempat terbakar beberapa tahun yang lalu, tempat ini juga sering dijadikan camp bagi pendaki yang kemalaman.apabila menginap di camp ini usahakan jangn terlalu ribut karna tempatnya agak angker

Setelah makan siang kami melanjutkan ke pos 6 hujan pun turun sangat deras, di pos inilah saya mulai mengalami trobel pada betis, di sini kami melewati bebatuan-bebatuan licin dan pepohonan berduri.di sini juga banyak prasasti memoryal bagi pendaki yang wafat. Lokasi pos 6 tidak cocok di jadikan camp karna tak ada air.
Menuju pos 7 kita harus traking agak keras mungkin kemiringan sekitar 70-80 drajat sampai pos 7 lokasihnya di tandai oleh 2 buah batu yang lumayan besar.perjalanan di lanjutkan kembali ke pos 8, menuju pos 8 kami melewati prasasti hal ini membuat saya dan ramli agak takut untuk melanjutkan pendakian di sebabkan kaki saya sepertinya tambah parah dan hujan tak kurung berhenti. Akhirnya kami memutuskan untuk camp di pos 8 dan jam juga menunjukan pukul 3.30 pm. 

Pos 8 sangat cocok di tempati unuk camp karna sumber air sangat banyak terdapat sungai yang sangat jernih dan diiiiiiingggiiiiin airnya. Kami pun melewati malam ber 4 sambil bercerita pengalaman-pengalaman masing-masing.setelah makan malam kamipun tidur. Pagi pun menyingsing puncak bawakaraeng terlihat jelas dari pos 8. setelah makan kami pun melanjutkan perjalanan menuju pos 9 tapi masalah pada betis saya tambah parah malahan pinggul saya ikut-ikutan sakit, jalan menuju pos 9 treking cukup berat  sekitar kemiringan 70-80 drajat dan melewati hutan lumut yang lebat. Sesampai di pos 9 kami istirahat sejenak dan kemudian melanjutkan ke pos 10 menuju pos 10 kami melewati kebun edelwais di sini hamparan edelwais berjejer sejauh mata memandang eeeeet jangan di petik ya. Sekitar 1 jam berjalan dari pos 9 akhirnya kami sampai di pos 10 lokasinya sangat bagus untuk camp karna terdapat pohon-pohon yang dapat mengurangi hempasan angin. Gunung bawakaraeng terkenal dengan badainya dan udara yang sangat dingin hal ini disebabkan gunung bawakaraeng sangat terbuka jadi udara sangat leluasa berhembus.

Setelah memasang tenda saya pun menuju puncak bawakaraeng yang kira-kira berjarak 100 meter dari tenda.menuju puncak terdapat bekas tiang bendera tempat anak pecinta alam sering melakukan upacara kemerdekaan, hari bumi dan sumpa pemuda. Setelah 5 menit berjalan alhamdullah akhirnya sampai juga di Tanggulasi Puncak Gunung Bawakaraeng yaitu sebuah beton setinggi 1 meter melihat kabut turun dengan cepat kami pun memutuskan untuk kembali ke tenda untuk istirahat. 

Setelah badai dan hujan redah pukul 4pm, kami pun kembali ke tranggulasi buat foto-foto tak lama kami di atas puncak badai kembali datang, bahkan lebih parah sampai kami harus rebutan oksigen. Dengan angin, di tengah badai kami mendengar suara teriakan ternyata anggota mapalasta menyusul 8 orang, kami pun turun ke camp pos 10 karna badai tak kunjung berhenti dan jam sudah menunjukan pukul 5pm. Malampun tiba kami melewati malam di gunung bawakaraeng dengan meriah karna jumlah kami sudah 12 orang tambah rame tambah asik. Ke esokan harinya kami kembali ke desa lembanna kec. Malino, dan di lanjutkan ke makassar tepatnya di sekertariat mapalasta. Tapi malamnya kami tinggal di rumah teman yaitu di perumahan antang massar. Besoknya tepat hari jumat kami melanjutkan perjalan pulang kembali kepalopo setelah solat.tepat pukul 11pm kami tiba di sekertariat kpa.garis palopo

Itulah sebagian kecil dari cerita kami dalam pendakian di gunung bawakaraeng 2800 mdpl tanggal 28 januari 2009. semoga ada manfaatnya bagi pembaca dan dapat di jadikan petunjuk dalam pendakian anda
Terimah kasih kepada :
  • Tuhan yang maha esa allah swt.
  • Seluruh warga dusun lembanna kec. malino
  • Keluarga besar mapalasta makassar
  • Om di perumahan antang
Saran :
  • Hati-hati pada pos 5 dan pos 8
  • Membawa sleeping bag
  • Memberi salam apabila perlu di lakukan
  • Sungai di pos 8 agak licain
Catatan :
  • Gunung bawakaraeng di anggap sakral dan kramat oleh pendudk makassar dan pendaki
  • Mempunyai juru kunci bernama tata rasik
  • Terdapat pasar setan di lembah antara G.Bawakaraeng dan G.lompobattang
  • Jangan mendaki menggunakan baju atau peralatan yang berwarna merah
PROFIL :
•    Nama             : khairul takdir syahri SP.d
•    Wild name   : ayyung
•    T4 / tgl lahir : wotu 21-02-1986
•    Alamat          : palopo sul-sel
•    Kpa                : GARIS Palopo
•    Phone            : 085299960666
@  Web               : ayyung.blogspot.com
Rekor :
•    G.Bawakaraeng 2800 MDPL  thn 2009
•    G.Rante Mario Latimojong 3478 MDPL thn 2009
•    G.Mekongga 2620 MDPL thn 2009
•    G.Tolangi 3016 MDPL thn 2009
•    G.Baliase 2894 MDPL thn 2009
•    G.Sesean 2100 MDPL   thn 2002-2009
•    G.Buntu Puang 1904 MDPL  thn 2009
•    G.Bambapuang 1021 MDPL thn 2010
•    G.Sinaji latimojong 2600 MDPL   thn 2010
•    G.kambuno 2950 MDPL   thn 2010
•    G.Gandang Dewata  3037 MDPL  thn 2010
Target :
•    G. Sojol 3025 MDPL  Sulawesi Tengah       thn 2011
*    Gunung-gunung  Tertinggi di Jawa Timur   thn 2011

G.Kambuno 2950 mdpl



Gunung kambuno 2985 mdpl terletak di kecamatan seko kabupaten luwu utara sekitar kurang lebih 45 kilo meter dari kota sabbang. Gunung  kambuno merupakan salah satu tujuan para pendaki baik dari Sulawesi sampai dari luar Sulawesi. Dan merupakan gunung ke dua tersulit di Sulawesi sulawei karma membutuhkan 3 hari perjalanan untuk menggapai puncak. Dan melalui jalanan rintisan atau pengerasan yang sangat menguras keringat dan tenaga.
Kami memulai perjalan dari sekertariat Kpa. Garis palopo. Pada hari minggu tanggal 10 januari 2010 tujuan kami adalah menggapai puncak gunung kambuno sekaligus pengambilan nomor anggota. Personil yang ikut adalah hamka, ramli, saidil, elia, ari dan saya sendiri ada juga yang ikut dalam wild expedisi 6 kami yaitu resa dari kpa ranting palopo.
Kami langsung menuju kecamatan sabbang dengan menumpang mobil truk sekitar jam 10am pagi. Sekitar satu jam perjalanan kami sampai ke sabbang kami langsung menuju ke dusun ponggo desa malimbu di tengah perjalanan kami singgah di sekertariat kpa FALS kami melapor di sana terlebih dahulu lalu melanjutkan perjalanan kembali menuju ponggo dengan berjalan kaki sekitar 5 km. sesampai di ponggo kami harus bertanya karna seperti biasa kami melakukan expedisi tampa menggunakan leader dan tak seorang pun dari kami yang tahu jalan menuju kambuno.

Di ponggo kami harus menyebrangi jembatan gantung yang cukup besar. Melewati jembatan ponggo kita harus belok kiri atau bertanya di penduduk/ojek yang parkir dekat jembatan. Melewati jembatan kita berjalan kemudian mendapati sebuah sungi kecil kemudian perkebunan coklat dan sungai kecil lagi. Melewati sungai kecil kedua kita kemudian mendapati jalan pengerasan sekitar 7 kilo mendaki dan menurun kita mendapat sebuah mesjid kecil desa malimmbu, kemudian mendaki sedikit dan menurun kami mendapat sebuah kendaraan berat yaitu “doser” 

dari doser kita menurun kemudian mendapatkan sebuah anak sungai di sini kita istirahat untuk makan siang pada. Pada pukul 4pm kami melanjutkan perjalanan sekitar 10 meter dari anak sungai kami melewati sebuah rumah penduduk di kilo 13 yang sering di jadikan tempat istirahat oleh ojek yang menuju kec.seko atau dusun menggaluku melewati rumah tersebut kami langsung di sambut dengan tanjakan yang sangat berat sekitar kemiringan 70-80 drajat. Setelah tanjakan kita melewati jembatan gantung tang terbuat dari kayu dan rotan.sekitar 2 jam berjalan kami istirahat pada kilo16 yang dijadikan camp1  lokasinya sangat bersih dan terdapat sungai yang lumayan besar. Di sini juga banyak terdapat sayur-sayuran yang dapat di jadikan makanan.malam itu kami melewati dengan sangat meriah karna ada api ungun dan udara yang sangat mendukung.

Ke esokan harinya pukul 7.30am setelah sarapan kami kami melanjutkan perjanan menuju dusun mengkaluku trak pertama kita di sambut dengan tanjakan kemudian menurun mendapatkan sebuah jembatan gantung kemudian traking berat kemudian agak melandai dan menurun setelah 4 jam berjalan kami tiba di dusun kurirang desa malimbu. Di kurirang kami istirahat makan siang kemudian melanjutkan perjalanan melewati jembatan gantung menuju dasun mangkaluku. Sekitar setengah jam berjalan melewati kampong kurirang akhirnya kami sampai di mangkaluku kilometer 26 sekitar jam 1.15pm. kami pun istirahat dan berencana melanjutkan perjalanan esok pagi sekaligus mencari data-data tentang gunung kambuno di pak dusun setempat.malam itu menjadi malam yang sangat menyenangkan karna dusun ini sudah terdapat sumber listrik suasembada masyarakat

Keesokan harinya setelah sarapan kami melanjutkan ke kilometer 45 dari dusun  mangkaluku trakingnya cukup berat apalagi waktu di kilo 29 pokoknya sengatan matahari terasa sejengkal dari kepala. Dengan susah payah kami sampai di kilo 45 pada pukul 5am ternyata pos 1 sudah dekat dari kilo 45 maklum kami pergi bermodalkan nekat tampa liader, kami pun camp di 45 karna untuk lanjut terasa sangat mustahil karna gelap dan hujan sangat deras.

Keesokan harinya setelah sarapan kami melanjutkan perjalanan dari pos 1 ke pos 2 jalurnya tidak terlalu sulit hanya saja kita melewati semak dan beberapa longsoran sekitar sejam berjalan akhirnya sampai di pos 2 dan di lanjutka ke pos 3 melewati longsoran dan patahan, di sini jalur agak membingungkan maka perhatikan string yang ada.
Pos 3 adalah pos di mana bias di jadikan tempat camp karna areanya luas dapat menampung 5 tenda dan terdapat sumber air yaitu sungai. Kami menaruh seluruh peralatan dan lanjut ke pos 4 jalur menuju pos 4 agak sulit karna melewati patahan dengan kemiringan 70 drajat, menuju pos 5 agak mudah dari pos 5 ke pos 6 agak jauh dan mulai terasa dingtin karna ketinggian yang sudah mencapai 2000 lebih dai pos 6 kita harus berhati-hatikarna jalur agak susah dengan medan yang hampir serupah di pos 7 bisa istirahat tetapi kami mulai lelah karna dari pos 5 kami di hantam oleh badai maklum kami mendaki pada musim hujan kami istiraha sejenak membuat kopi karna badai tak kunjung berhenti. 

Setelah badan terasa hangat kami melanjutkannya ke pos 8 dan puncak pada pos 9 tampa menunggu lama saya kemudian menempelkan prasasti pada tugu tranggulasi dan berfoto-foto sejenak badai pun tambah menggila kami pun kemudian berlari turun ke pos 3 dan tiba pada pukul 4pm, kami memasang tenda dan memasak makanan lalu tertidur pulas malamnya kami bercanda-canda ria tetapi tetap waspada terhadap mistik rimba raya.

Keesokan paginya kami melanjutkan perjalanan dari pos 3 ke mangkaluku kami star pukul 8 pagi dan tiba di mangkaluku pukul 4 sore, kami pun di sambut dengan suka cita karna dapat kembali dengan selamat melihat kondisi alam yang kurang bersahabat. Malam yang menyenangkan di perkampungan karna banyak warga yang dating menonton televition di rumah pak dusun.
Pagi pun tiba setelah dsarapan kami lanjut ke pongo pada pukuk 8am dan sampai di kilo 16 bast camp pertama pada pukul 11am, tampa makan siang kami melanjutkan ke pongo dan tibalah kami di pongo pukul 3 sore dan langsung menumpang mobil open cup menuju sabbang, di sabbang kami menunggu teman kami karna team terpisah menjadi dua kami pun singgah di sekertariat KPA PALS meminum kopi setelah teman kami dating kami melanjutkan ke kota palopo dengan menggunakan angkutan kota dan allhamdulillah kami tiba dengan selamat di sekertariat pukul 8 pm

Itulah sedikit cerita wild expedition kami yang ke 6 di gunung tersulit ke dua di Sulawesi selatan semoga ada manfaatnya bagi para pembaca….thanks got.
Terimah kasih kepada :
  • Tuhan yang maha esa allah swt.
  • Seluruh warga dusun mangkaluku kilometer 26
  • Keluarga besar kpa FALS Sabbang
  • Ego kpa Lembah atas infonya
  • Gunung kambuno atas segala ke indahannya
Saran :
  • Perhatikan jalur pendakian dari pos 4 sampai 7
  • Membawa botol air masing-masing satu / orang
  • Jangan jalan terlalu dekat dengan jurang / longsoran
  • Jangan mandi telanjang di pos 3
Catatan :
  • Gunung kambuno terdapat kampung hilang yang hampir serupa dengan wentira di sul-teng
  • Warga kota seko sering hilang terutama desa lodang tiba-tiba lenyap di desa dan di temukan di puncak kambuno
  • Sering terdengar suara-suara aneh di pos 3 yang di percaya sebagai kampung  hilang
  • Seminggu setelah pendakian kami ada sekelompok pendaki yang berjumlah 5 orang dari KPA KAPAS palopo dan dinyatakan hilang dan 3 masih belum ditemukansampai sekarang


PROFIL :
•    Nama             : khairul takdir syahri SP.d
•    Wild name   : ayyung
•    T4 / tgl lahir : wotu 21-02-1986
•    Alamat          : palopo sul-sel
•    Kpa                : GARIS Palopo
•    Phone            : 085299960666
@  Web               : ayyung.blogspot.com
Rekor :
•    G.Bawakaraeng 2800 MDPL  thn 2009
•    G.Rante Mario Latimojong 3478 MDPL thn 2009
•    G.Mekongga 2620 MDPL thn 2009
•    G.Tolangi 3016 MDPL thn 2009
•    G.Baliase 2894 MDPL thn 2009
•    G.Sesean 2100 MDPL   thn 2002-2009
•    G.Buntu Puang 1904 MDPL  thn 2009
•    G.Bambapuang 1021 MDPL thn 2010
•    G.Sinaji latimojong 2600 MDPL   thn 2010
•    G.kambuno 2950 MDPL   thn 2010
•    G.Gandang Dewata  3037 MDPL  thn 2010
Target :
•    G. Sojol 3025 MDPL  Sulawesi Tengah       thn 2011
*   Gunung-gunung  Tertinggi di Jawa Timur   thn 2011

Senin, 08 Februari 2010

G.MEKONGGA 2620 MDPL














Gunung mekongga terletak di desa tinokari, kec rante angin kabupaten kolaka utara propensi sulawesi tenggara dari kata mekongga berarti tempat matinya burung garuda raksasa, konon dahulu kala desa tersebut diserang oleh burung garuda raksasa dan hadirlah seorang kesatria yang berhasil membunuhnya di puncak tersebut dengan cara menusuk jantung sang garuda.dan menurut kepercayaan masyarakat sekitar gunung mekongga adalah tempat berkumpulnya para jin dari seluruh sulawesi tenggara makanya gunung mekongga juga dikenal sebagai puncak kerajaan jin.

Kami memulai perjalan dari kota palopo sulawesi selatan menuju soroako karna beberapa teman kami tinggal di kota tambang tersebut, kami star pukuk 10am dan tiba di soroako pukul 01pm, kami disambut dengan pesta rakyat yaitu minuman asli daerah (tuak) dan ayam panggang pokoknya malam itu kami semua melepas lelah.
Keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan dari soroako ke sulawesi tenggara sebelum memasuki perbatasan kami melewati pesisir pantai teluk bone yang begitu indah dan jalan yang sangat menanjak dan terjal apa lagi dipenuhi lubang berdiameter 1 meter.pada dasarnya kami belum pernah ke sulawesi tenggara makanya kami singgah untuk bertanya kepada masyarakat agar tidak tersesat. Tujuan kami adalah kec. Pomala kabupaten kolaka, pada pukul 06pm kami tiba di kab. Kolaka utara kami singgah sejenak untuk melepas lelah dan sambil mengisi perut yang keroncongan setelah itu kami langsung melanjutkan perjalanan menuju kolaka. Pukul 11pm kamipun tiba di kota kolaka, kotanya begitu ramai kamipun singgah bertanya sambil meminum kopi setelah itu kami melanjutkan perjalan menuju kec.Pomala, pukul 00 tepat kami pun tiba di kec Pomala dan kami disambut riang dari saudara yang ada disana,keesokan harinya kami melepas lelah di sebuah pantai yang diberi nama pantai harapan tak terasa waktu berlalu begitu cepat sorepun menjelang kami pulang ke tempat tinggal kami yaitu sekertariat ANPALA (Anoa Pencinta Alam), perintis Anpala mengutus anggotanya 2 orang untuk ikut serta dalam pendakian tersebut.pagi menjelang kami pun berangkat ke kota kolaka karena mapala USN (Universitas 19 November) ikut serta sebanyak 9 orang dan jumlah kami 13 orang.
Kamipun menuju kembali ke kolaka utara kec.rante angin desa tino kari. Kami sesampai disana sorepun menjelang kami bermalam di rumah kepala desa yang dijadikan sebagai bastcamp para pendaki. Pagi pun tiba setelah sarapan kami pun memulai pendakian yang diawali dengan doa bersama.
Kami star pukul 08am Trak pertama kami langsung dengan penyebrangan basah ada sekitar 4 kali penyebrangan sengan satu aloran sungai yang sama.


Penyebrangan basah
Setelah melalui penyebrangan basak kami kemudian menuju pos I dimana terletak di sebuah perkebunan kakau pada pukul 11am,dilanjutkan menuju pos II kami harus membuka jalan karna jalan lama sudah tertutup. Tajamnya duri rotan dan serangan kutu babi sudah mulai membuat para peserta kewalahan ditambah lagi kami sempat nyasar keluar dari trak setelah menyusuri hutan kami pun kembali kejalur normal dan sampai di pos II pukul 05.30pm, kami pun istirahat karna lokasihnya masih perkebunan kakau kami pun istirahat di sebuah pondok kebun milik pak basir,keletihan membuat kami cepat istirahat sambil bercanda tawa sebelum tidur lelap.
Pagi menyongsong setelah sarapan kami pun melanjutkan perjalanan menuju pos III pada pukul 08.15 am, jalur yang dilalui tidak terlalu susah tetapi kami harus berhati-hati karna disepanjang jalan banyak kami temukan ular piton ada tiga ular yang kami temukan yang pertama dan kedua panjangnya kira-kira 5 meter yang ke tiga kira-kira 7,5 meter.pegunungan mekongga memang masih tempat habitat dari piton. Pukul 10.00am














kami tiba di pos III dan melanjutkan ke pos IV, jalur ke pos IV tidak sulit tetapi dipenuhi dengan pacet istilah penduduk setempat ladang pacet















                                            KEJAMNYA PACET MEKONGGA

Kami tiba di pos IV pada pukul 00.01pm, dengan ketinggian 1003 mdpl, istirahat sejenak kemudian melanjutkan perjalanan menuju pos V poya-poya. Menuju poya-poya sudah cukup sulit karena dipenuhi semak-belukar dan serangan kutu babi semakin menggila.tetapi kami terus berjalan tampa takkenal lelah sambil melihat tumbuhan kantong semar yang banyak tumbuh di sekitar pegunungan mekongga.




























GIGITAN KUTU BABI MEKONGGA

Pada pukul 06.05pm kami tiba di poya-poya kami mendirikan tenda kemudian memasak makanan karna sepanjang perjalanan kami belum makan siang karna ditakutkan kami tak dapat menembus target yang telah di tentukan.pos V 1400 mdpl adalah tempat strategis selain tempatnya yang cukup luas sumber air juga sangat dekat.malam pun tiba kami istirahat untuk melepas letih. Matahari pun menyengat tenda kami bangun lalu sarapan dan melanjutkan perjalanan menuju pos VI pada pukul 07.30.am, melewati jalur HBI (Hasil Bumi Indonesia) sebuah perusahaan kayu ternama yang sempat berdiri di Pegunungan Mekongga tetapi sudah tutup karna di demo oleh masyarakat.

Jalur yang dilalui tidak terlalu sulit karna jalannya sudah terintis dengan baik hanya beberapa tanjakan kecil dengan kemiringan 60-70 drajat. Kami pun sampai di puncak HBI dengan ketinggian 1800 mdpl pada pukul 11.00am istirahat dan foto bareng


PUNCAK HBI 1800 MDPL
Dari puncak HBI kami pun melanjutkan perjalanan menuju pos VI sebelum sampai pos kami melewati sebuah telaga karna warna airnya yang berwarna coklat maka para pendaki memanggilnya dengan colam Coca-Cola.


Hanya cuaca sudah mulai dingin dan teman-teman sudah mulali lelah sesampai di pos VII pukul 03.00pm dengan ketinggian 2370 mdpl. kami istirahat lagi sambil berfoto-foto,pos ini di yakini sebagai pintu masuk ke puncak kerajaan jin, disini juga terdapat sebuah batu yang diberi nama sebagai batu meriam oleh warga dan para pendaki











BATU MERIAM MEKONGGA



















 PUNCAK SALAH MEKONGGA

Kemudian melanjutkan perjalanan menuju pos VIII.perjalanannya sangat sulit karna sudah sangat tanjakan dan bebatuan lepas dan harus turun naik gunung. Sebelum pos VIII kami singgah di sebuah puncak yang diberi nama puncak salah dari pendaki. Disinilah pendaki biasa terkecoh karna kontur daerahnya seperti puncak tetapi sebenarnya di balik bukit masih ada puncak yang lebih tinggi lagi.

Sesampai di pos VIII pukul 05.20pm kami disambut dengan hujan ketinggian kami pun bergegas membuat tenda dan perapian sumber air tidak terlalu bagus air yang kami bawa dari kolam Coca_cola sudah habis makanya kami mengambil air dari sebuah anak kali yang hampir mirip dengan kubangan dari anoa. anoa sangat banyak di pegunungan mekongga banyak kotoran yang masih segar yang kami lewati di dalam perjalanan
Ke esokan harinya kami melanjutkan perjalanamn menuju pos IX, kami star dari camp pukul 08.00am melewati hutan dan memanjat bukit bebatuan, sebelum pos kami harus melewati gerbang angin sebuah batu yang mirip menyerupai gerbang.
GERBANG ANGI MEKONGGA  
Melewati gerbang angin tibalah kami di pos IX lokasi ini biasa ditempati sebagai cam darurat di kaki puncak jumlah tenda yang dapat di buat adalah maxsimal 2, dan sumber air tidak ada, hanya mengandalkan air yang di ambil dari kubangan anoa.
Dari pos IX, kami melanjutkan ke pos X melewati tebing-tebing tajam dan terjal, melewati tebing kita harus berhati-hati karna bebatuannya merupakan bebatuan lepas dan rapuh.sesampai di pos X pukul 11.50am. kami pun berteriak dengan sekeras-kerasnya dan mengibarkan bendera tak lupa juga kami membuat tranggulasi karna yang lama sudah hancur.
PEMBUATAN TRANGGULASI G.MEKONGGA
Setelah dua jam di puncak kami pun kembali ke pos VIII.karna waktu sudah menunjukan pukul 04.30pm kami pun harus tinggal lagi di pos tersebut satu malam, keesokan harinya kami kembali pulangmenuju poya-poya.di poya-poya kami sarapan sekaligus makan siang pada jam 00.01 pm, di perjalanan salah satu dari anggota mendapatkan masalah pada kakinya jadi harus menunggunya berjalan dengan menggunakan tongkat.lebih celakanya lagi, tim sebagian sudah sampai di pos II tapi kami masi di pos III di dalam gelapnya malam tampa penerangan karna senter yang kami bawa tiba-tiba mati, kami pun berjalan dengan menggunakan perasaan dan perkiraan melewati tepian jurang sejauh 5 kilometer.sesampai di pos II pukul 08.15pm. kami pun langsung mengucap syukur kepada tuhan karna telah sampai di pos II dengan selamat,
Seperti biasa minum kopi, makan, cerita dan tidur, pukul 07.00am kami bangun tampa sarapan melanjutkan perjalanan menuju pos I, di tengah perjalanan kami ingin memotong rute agar lebih cepat sampai karna teman kami kakinya tambah parah, eeeeeh malah kesasar selama 1 jam. Kamipun kembali ke jalur awal dan memili rute panjang. Kami sampai di pos 1 pukul 09.39am.dan melanjutkan ke rumah kepala desa tinokari, kec.rante angin,kab.kolaka utara propensi sulawesi tenggara.dengan melewati kembali sungai-sungai yang deras.
Setelah berjalan jauh akhirnya kami sampai di rumah pak desa pada pukul 01.00pm, kami meminta tolong pak desa mencarikan mobil pick-up buat mengantar kami kembali ke kabupaten kolaka.di perjalanan kami berteriak menyorakkan keberhasilan kami menaklukkan puncak kerajaan jin G.Mekongga 2620 mdpl.dua hari kemudian saya kembali ke palopo dengan menempu perjalanan selama 14 jam……sekian
BIASA JI:..... HE .....HE ....HE .....HE
PROFIL :
•    Nama             : Khairul takdir syahri SP.d
•    Wild name   : ayyung
•    T4 / tgl lahir : wotu 21-02-1986
•    Alamat          : palopo sul-sel
•    Kpa                : GARIS Palopo
•    Phone            : 085299960666
@  Web               : ayyung.blogspot.com
Rekor :
•    G.Bawakaraeng 2800 MDPL  thn 2009
•    G.Rante Mario Latimojong 3478 MDPL thn 2009
•    G.Mekongga 2620 MDPL thn 2009
•    G.Tolangi 3016 MDPL thn 2009
•    G.Baliase 2894 MDPL thn 2009
•    G.Sesean 2100 MDPL   thn 2002-2009
•    G.Buntu Puang 1904 MDPL  thn 2009
•    G.Bambapuang 1021 MDPL thn 2010
•    G.Sinaji latimojong 2600 MDPL   thn 2010
•    G.kambuno 2950 MDPL   thn 2010
•    G.Gandang Dewata  3037 MDPL  thn 2010
Target :
•    G. Sojol 3025 MDPL  Sulawesi Tengah       thn 2011 *   Gunung-gunung  Tertinggi di Jawa Timur   thn 2011